Pemain pemain Bola yang Mendadak Meninggal di Lapangan Hijau

Pemain Bolton Wanderes, Fabrice Muamba jatuh pingsan ketika bertanding melawan Tottenham Hotspurs pada laga perempat final Piala FA, di White Hart Lane Minggu (18/3/2012) WIB. Muamba terjatuh pingsan pada menit 42. Fabrice Muamba segera dilarikan ke rumah sakit.

Pertandingan kemudian dihentikan oleh wasit Howard Webb. Sampai saat ini belum ada kabar lebih lanjut mengenai kondisi pemain yang mengawali karir sepak bola profesionalnya bersama Arsenal tersebut.
Berikut ini merupakan daftar pemain sepak bola yang meninggal ketika bertanding :

1. Marc-Vivien Foe

 Pemain tim nasional Kamerun ini pingsan ketika bermain di Piala Konfederasi 2006 di Lyon, Perancis melawan Kolombia 26 Juni 2003. Foe tiba-tiba terjatuh di tengah lapangan. Foe meninggal beberapa saat kemudian.


2. Antonio Puerta

 Pemain klub Sevilla tersebut mengalami gagal jantung ketika menghadapi Getafe 28 Agustus 2007 pada partai pembuka La Liga.


3. Jumadi Abdi

 Gelandang Indonesia yang bermain untuk Bontang FC ini mengalami benturan keras ketika bertanding melawan Persela Lamongan pada tanggal 7 Maret 2009. Delapan hari kemudian, pemain berumur 26 tahun ini meninggal dunia setelah menjalani perawatan intensif. Jumadi meninggal akibat kerusakan di sejumlah organ vital bagian dalam.


4. John Tomson

 John Tomson merupakan mantan kiper Glasgow Celtic yang meninggal setelah bertabrakan dengan pemain Glasgow Rangers ketika laga Old Firm di Stadion Ibrox pada 5 September 1931. John Tomson meninggal dalam usia 22 tahun.


5. Hugo Cunha

 Pemain tengah klub Portugal Uniao Leiria ini pingsan kemudian meninggal dalam sebuah pertandingan persahabatan pada bulan Juni 2005. Hugo Cunha meninggal dalam usia 28 tahun


6. Marcio Dos Santos

 Striker Brazil berumur 28 tahun ini meninggal akibat serangan jantung beberapa jam setelah mencetak gol pada Oktober 2002. Dos Santos adalah pemain tim Peru, Deportivo Wanka.


7. Miklos Feher

 Pemain Benfica ini pingsan akibat serangan jantung dalam pertandingan liga Portugal melawan Vitoria Guimaraes pada 24 Januari. Pemain tim nasional Hongaria ini tewas dalam umur 24 tahun


8. Dave Longhurst

 Pemain York City berumur 25 tahun ini tewas setelah pingsan selama dua menit dalam pertandingan melawan Lincoln City pada September 1990. Hasil otopsi menunjukkan Longhurst meninggal akibat masalah jantung.


9. Samuel Okwaraji

 Pemain Nigeria Samuel Okwaraji pingsan selama 10 menit ketika melakoni pertandingan kualifikasi Piala Dunia melawan Angola di lagos pada Agustus 1989. Okwaraji meninggal karena penyakit jantung.


10. Serginho

 Bek Sao Caetano ini meninggal karena mengalami masalah pernafasan ketika bertanding melawan Sao Paulo pada Oktober 2004.


11. Eri Irianto

 Eri Irianto (Sidoarjo, 12 Januari 1974 - Surabaya, 3 April 2000) adalah seorang mantan pemain Persebaya Surabaya. Ia meninggal pada 3 April 2000 di RSUD dr Soetomo, setelah runtuh dengan serangan jantung di lapangan selama pertandingan liga melawan PSIM Yogyakarta di Stadion Gelora 10 November. (berbagai sumber)

Banyak Sumber Penghasilan


"Sebagai entrepreneur, kita sebaiknya tidak hanya memiliki satu sumber penghasilan." Purdi E. Chandra



Bisnis, biasanya dimulai dengan coba-coba, kadang malah asal-asalan. Dimulai dengan modal seadanya, tempat seadanya, dengan orang yang sama-sama belajar dari nol. Saya kira, dari memulai yang serba kekurangan inilah yang akan membuat kita semakin cerdas dalam berbisnis. Proses bisnis ini akan memberikan pengalaman bisnis yang semakin hari mencerdaskan kita.


Belajar dari pengalaman bisnis setiap hari dan kebutuhan akan kemajuan bisnis kita, mulailah kita memberikan sentuhan manajemen, walaupun itu masih sangat sederhana. Sudah ada bagi-bagi pekerjaan atau bagi-bagi fungsi. Ada yang pegang keuangan, ada yang sudah mulai jadi bagian pemasaran. Ada yang bagian produksi,ada juga yang ngurusi karyawan. Malah terkadang ada beberapa pekerjaan masih dirangkap satu orang. Ini adalah proses menuju bisnis yang sesungguhnya. Artinya, bisnis yang memiliki sistem yang baik. Dengan sudah adanya sistem, kita sebagai pengusaha memiliki banyak waktu luang. Karena, sistem sudah berjalan dengan baik. Ketika sebelum ada sistem, pengusaha cenderung mengelola perusahaan dengan full time. Kini, setelah ada sistem, cukup dengan part time.



Karena itu, menurut saya, jika perusahaan kita sudah memiliki sistem yang baik, dan bisnis kita relatif berkembang, maka kesempatan kita untuk mengembangkan bisnissangat terbuka luas, termasuk membuka bisnis baru. Berdasarkan pengalaman saya, lebih mudah membangun bisnis yang ke-2, ke-3, dan seterusnya, dari pada ketika memulai bisnis yang pertama. Karena, di saat memulai bisnis yang pertama kita belum punya apaapa. Sementara, membangun bisnis yang ke-2, ke-3, dan seterusnya lebih mudah karena bisnis kita yang pertama sudah memiliki sistem yang baik. Saya kira, perlu dipertimbangkan matang-matang jika kita ingin mencoba membangun bisnis yang ke-2, seharusnya bisnis kita yang pertama sudah mempunyai sistem yang baik.


Dengan aktivitas kita yang sebelumnya full time, dan sebagian entrepreneur menjadi part time, dimungkinkan kita memiliki banyak waktu luang. Banyaknya waktu luang itu, membuat kita sebagai entrepreneur akan lebih fokus dalam menciptakan bisnis bisnis baru. Menciptakan bisnis baru itu berarti kita telah menciptakan sumber penghasilan baru. Jika perusahaan kita memiliki sistem yang baik, maka manajer dan karyawan akan bekerja sesuai dengan apa yang kita inginkan. Sehingga, banyak pekerjaan yang sudah terbagi habis oleh para profesional di lingkungan bisnis kita. Dalam konteks inilah entrepreneur tidak harus fokus. Justru yang harus fokus adalah orang-orang yang mengelola bisnis kita. Hanya mungkin, kita harus ikut fokus di awal berdirinya bisnis tersebut. Setelah bisnis kita kelihatan jalan, yah cari fokus yang lain.


Sebagai entrepreneur, sebaiknya kita tidak hanya memiliki satu sumber penghasilan saja. Tetapi bagaimana, kita dapat menciptakan banyak sumber penghasilan. Ibarat kita punya telur sepuluh menetas sembilan, itu lebih baik dari pada mempunyai satu telur menetas semua. Dengan kita membuat bisnis yang ke-2, ke-3, dan seterusnya, kita berharap akan mendapatkan penghasilan yang ke-2, ke-3, dan seterusnya. Sehingga, dengan kita memiliki banyak sumber penghasilan, maka kita sebagai pengusaha mempunyai peluang untuk memiliki kebebasan finansial.


Semangat kita menciptakan bisnis ke-2, ke-3, dan seterusnya akan punya dampak sosial, yaitu menciptakan lapangan kerja, mambagi-bagi keuntungan, dan lain-lain. Artinya, kita sebagai entrepreneur memiliki kepedulian sosial yang tinggi. Silahkan mencoba!***



Sumber : http://www.entrepreneuruniversity.co.id/artikel

Mengelola Diri Agar Selalu Berprestasi


Setiap orang pasti mendambakan dirinya selalu pada puncak prestasi. Sebab, selain bisa mengangkat kehidupan ke tingkat yang lebih baik, penghargaan pada prestasi yang dibuat pasti akan menempatkan Anda pada posisi yang lebih nyaman. Jabatan lebih tinggi, gaji lebih baik, bonus lebih berlimpah. Atau, bagi Anda yang memiliki usaha sendiri, prestasi dalam mencapai target, memuaskan konsumen, meningkatkan omset, akan menjadi kebanggaan tersendiri.

Namun, untuk selalu berprestasi, mempertahankan, dan terutama mencapai semua impian, tentu butuh perjuangan. Sebab, tak ada sukses yang instan. Tapi, tak ada pula sukses yang tak bisa diraih jika Anda sudah memperjuangkan.


Selain itu, ada pula “rahasia” tertentu soal keyakinan yang ternyata juga mampu berperan besar dalam kesuksesan. Salah satu yang membahas mengenai hal ini dan sempat heboh beberapa waktu lalu adalah buku berjudul The Secret karya Rhonda Byrne. Intinya, keyakinan yang sangat kuat akan kesuksesan akan jadi magnet yang sangat kuat pula untuk menjadikannya kenyataan.

Terlepas dari percaya atau tidak, yang pasti, menurut Darren Hardy, pengusaha penerbit majalah Success Amerika dan penulis buku Design Your Best Year Ever: A Proven Formula for Achieving Big Goals--keyakinan tersebut haruslah disertai tindakan nyata. Ia juga memberikan tipsnya tentang bagaimana meningkatkan kemampuan agar selalu bisa mengukir prestasi.
  • Tuliskan semua impian yang ingin Anda raih, dan bacalah setiap hari, resapi, dan renungkan.
  • Buatlah keputusan untuk memenuhi impian itu. Dan, perkuatlah keputusan tersebut dengan segera bertindak dan mengarahkan langkah menuju pada impian-impian tersebut.
  • Bertemanlah dan jalin relasi dengan orang-orang yang sudah sukses di bidangnya dan gali ilmunya.
  • Dengarkan, baca, dan praktikkan ilmu-ilmu seputar kesuksesan yang saat ini banyak ditulis dari berbagai buku dan majalah serta diseminarkan oleh tokoh-tokoh pelatih kesuksesan.
  • Berdiskusi dan ajarkanlah seputar upaya Anda meraih sukses pada orang lain. Dengan banyak berdiskusi dan mengajarkan pengalaman, akan memperkaya ilmu sebagai bekal mencapai sukses yang Anda dambakan.
 Sumber : inspirasisehat.com

Kreasi Unik Menggunakan Garpu

Apa aja dapat di kreasikan oleh orang yang mempunyai seni tinggi, parahnya garpu di dapur juga dapat di kreasikan menjadi bentuk bentuk yang unik. Jangan sembarangan di coba ya, Bisa bisa emak kita marah garpunya habis di lipat lipat.






Lebah Oriental Gunakan Matahari Untuk Bangkitkan Listrik

http://media.vivanews.com/thumbs2/2011/01/18/103391_lebah-oriental-mampu-memproduksi-listrik-dari-sinar-matahari_300_225.jpg
Para ilmuwan sudah mengetahui bahwa oriental hornet, atau lebah oriental untuk alasan yang tidak diketahui, mampu memproduksi listrik di dalam kerangka tubuhnya.
Para ilmuwan sudah mengetahui bahwa oriental hornet, atau lebah oriental untuk alasan yang tidak diketahui, mampu memproduksi listrik di dalam kerangka tubuhnya. Akan tetapi, Marian Plotkin, peneliti dari Tel-Aviv University memutuskan untuk meneliti lebih lanjut.

http://media.vivanews.com/thumbs2/2011/01/18/103391_lebah-oriental-mampu-memproduksi-listrik-dari-sinar-matahari_300_225.jpg

Bersama timnya, Plotkin mencari tahu bagaimana lebah bisa memproduksi listrik. Setelah melakukan penelitian, ternyata diketahui bahwa pigmen pada jaringan kuning lebah mampu menangkap cahaya. Setelah itu, oleh jaringan coklat, cahaya itu diubah menjadi listrik.

Sebagai informasi, jaringan coklat milik lebah mengandung melanin, pigmen yang melindungi sel kulit manusia dari penyerapan sinar ultraviolet yang berpotensi berbahaya. Meski begitu, Plotkin menyebutkan, untuk apa listrik itu digunakan masih belum diketahui.

Dari penelitian itu, diketahui juga bahwa sel pada lebah hanya mampu menghasilkan energi dengan efisiensi hanya 0,335 persen. Sebagai gambaran, pembangkit listrik tenaga Matahari buatan manusia saat ini mampu menghasilkan energi dengan efisiensi 10 sampai 11 persen.

“Lebah masih mendapatkan mayoritas energinya dari makanan yang ia makan,” kata Plotkin, seperti dikutip dari National Geographic, 18 Januari 2011. “Meski begitu, kemampuan membangkitkan listrik itulah yang menjadi inti penelitian ini,” ucapnya.

Alasannya, kata Plotkin, kita sudah mengetahui bahwa tanaman dan bakteria memanfaatkan cahaya matahari sebagai sumber energi. “Akan tetapi, pemanfaatan matahari sebagai sumber energi pada hewan belum pernah diketahui,” ucapnya.

Sumber :
teknologi.vivanews.com

KPK Dikepung Polisi Apa Tanggapan SBY

Presiden Susilo Bambang Yudhoyono turut memantau kejadian kantor KPK dikepung puluhan intel dan provost Polri, Jumat hingga Sabtu (6/10/2012) dini hari.

Menurut Juru bicara kepresidenan Julian Aldrin Pasha, Menko Polhukam atas nama Presiden langsung menghubungi Kapolri Jenderal Timur Pradopo dan menanyakan apa yang terjadi.

"Sebab ada kabar provost dan penyidik itu datang ke KPK atas perintah Kapolri. Namun dijawab Kapolri bukan dia yang perintahkan dan menyatakan tidak tahu soal itu," ia menjelaskan.

Masih menurut Julian, Menko Polhukam tanya kenapa bisa Kapolri tidak tahu,  Kapolri menjelaskan bahwa rombongan yang datang ke KPK tersebut berasal dari Polda Bengkulu.

Kapolri, menurut Julian, menjelaskan bukan untuk penggeledahan. Tapi koordinasi saja dengan pimpinan KPK.  "Kalau geledah itu kan datang langsung geledah," terang dia.

"Menko Polhukam lalu perintahkan ke Kapolri untuk perintah tarik saja semua yg di kantor KPK. Memang tidak sekaligus mereka pergi, tapi akhirnya semuanya tinggalkan kantor KPK," ujar Juru Bicara Kepresidenan ini. Sumber

Jadilah Berguna Sepanjang Usia Seperti Pisang

Pohon pisang,sebagai anggota famili Musaceae banyak terdapat di daerah tropis. Semua bagian tumbuhan ini bisa dimanfaatkan. Mulai dari daun untuk pembungkus makanan, pelepah untuk barang kerajinan, hingga buahnya untuk dikonsumsi.

Pohon pisang memberi manfaat filosofis sekaligus menjadi maha guru bagi manusia. Perlu waktu lebih dari 5 bulan agar kita dapat menikmati manfaat buah pisang. Namun jauh sebelum menghasilkan buah, pohon pisang sejak ukuran kecil telah bermanfaat, yakni kegunaan daun bagi penanamnya.
 
 nowpublic.com

Kepopuleran buah pisang sendiri karena ia dapat dijumpai sepanjang musim tanpa mengenal waktu. Musim hujan ataupun kemarau, tingkat adaptasi pisang dapat membuatnya berbuah sepanjang tahun. Pohon hanya akan mati setelah menghasilkan buah.

Pada beberapa spesies, batang yang telah dipotong akan tumbuh batang baru pada lingkar tengah. Tunas muda pun akan muncul disekeliling pohon utama, tunas baru yang identik dengan pohon utama. Bahkan ketika ia telah membusuk, di tangan-tangan manusia kreatif, belakangan bonggol pisang diolah menjadi inovasi bahan pangan seperti keripik.

Demikian pula manusia, hendaknya bisa berguna layaknya pohon pisang. Sedari muda, kiranya manusia dapat berguna seperti daun pisang. Memberikan guna dan karya bagi orangtuanya, meskipun belum mencapai umur.

Ketika dewasa, sifat berkarya ini haruslah dilakukan terus-menerus sepanjang tahun untuk masyarakat di mana pun ia berada. Tentu dengan prasyarat pantang menyerah sebelum ia memberikan sesuatu untuk orang lain.

Berkaitan dengan tunas-tunas yang tumbuh di sekitarnya, ibarat manusia yang telah dewasa, ia menularkan ilmu dan sifat pada manusia-manusia muda. Manusia berbibit unggul tentu akan memberikan tunas unggul pula pada lingkungannya.

Ketika manusia tersebut masuk alam baka, seperti kata pepatah, ‘manusia mati meninggalkan nama’. Bagi manusia yang memiliki jasa dan karya, ia akan dikenang dan segala pemikirannya akan tetap bermanfaat bagi mereka yang dapat memanfaatkan.

Sudahkah kita berkarya dan berguna layaknya pohon pisang?




 



Sumber:
intisari